Langsung ke konten utama
ULASAN NOVEL ISA BELLA
Karya: Betty Irwanti


Dalam kesempatan ini, saya memilih membaca dan mengulas novel hasil karya salah satu senior ODOP Betty Irwanti. Berawal dari dihadiahkannya novel ini kepada saya sehingga menggugah rasa penasaran saya untuk membaca kemudian mengulasnya.

UNSUR INTRINSIK
1. Tema dan Amanat
Novel dengan tebal 300 halaman ini mengisahkan perjalanan cinta sepasang anak Adam yang bernama Isa dan Bella. Cinta keduanya harus mengalami jatuh dan bangun alias putus nyambung karena efek LDR. Bella yang di Indonesia dan Isa yang bekerja di Bali kemudian harus bekerja lagi di Malaysia.
Pesan yang ingin disampaikan dalam novel ini adalah kesetiaan pada cinta, yakin bahwa jodoh itu Alloh yang mengaturnya, dan semua akan indah pada waktunya.

2. Point of View
Novel Isa Bella ini menggunakan sudut pandang orang pertama, penggunaan kata aku dipilih untuk lebih mendekatkan pembaca pada cerita sehingga pembaca seolah-plah menjadi merasakan yang dialami tokoh.
Penggunaan POV 1 dilakukan secara bergantian antara POV 1 versi Bella dan POV 1 versi Isa.

3. Alur
Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur maju, dengan urutan sebagai berikut:
a. Pengenalan
Sebelum masuk ke cerita inti, novel Isa Bella dimulai dengan prolog yang sangat apik. Sepenggal kisah cinta sepasang manusia dengan segenap romansanya. Pembaca seolah-olah diajak sedang kasmaran. Pada tahap awal dipaparkan bagaimana asal muasal Bella dekat dengan Isa. Mereka yang kebetulan bertetangga menjadi lebih akrab karena keduanya menjadi tim yang kompak dalam kepanitian reuni sekolah. Melalui sahabat Isa yang bernama Naya, Bella dan Isa akhirnya semakin akrab dan mulai tumbuh bibit-bibit cinta.
b. Konflik
Konflik mulai muncul ketika Isa harus bekerja di Bali, sedangkan Bella sendiri sibuk mengikutintes CPNS, cinta jarak jauh mereka mulai banyak mengalami rintangan, hingga beberapa kali hubungan mereka putus-nyambung.
c. Komplikasi
Di saat Isa dan Bella harus menjalani hubungan jarak jauh, beberapa pemuda mencoba hadir dalam hidup Bella, namun tak satupun dari mereka yang dapat memikat hati Bella. Sementara Bella mulai sibuk dengan tugas barunya karena ia diterima sebagai CPNS
d. Klimaks
Ketika suatu saat Isa berkesempatan pulang kampung karena hari raya, salah faham kembali terjadi antara Bella dan Isa. Tanpa pemberitahuan, Isa tiba-tiba pergi dan ternyata bekerja di Malaysia. Tentu saja hal itu membuat Bella sangat kecewa. Bertahun-tahun ia menahan rindu pada Isa dan berharap dapat berlebaran bersama, ternyata semua itu tinggal harapan. Kepergian Isa yang tanpa pesan membuat Bella benar-benar marah dan kecewa, sehingga jalinan cinta mereka putus kembali setelah sempat menyambung karena pernah putus juga sebelumnya.
e. Penyelesaian
Dalam kondisi putusnya hubungan Bella dan Isa, kembali ada lelaki yang berusaha masuk kepada Bella, tapi ternyata Bella masih belum bisa menemukan sosok yang sebaik Isa. Hati kecil Bella tiba-tiba sangat rindu pada Isa, sementara ia tidak dapat menghubunginya karena nomor telpon Isa sudah berubah. Untungnya saudara isa yang kenal baik dengan Bella mempunyai nomor telpon Isa, dari situlah Bella mencoba membangun hubungan kembali dengan Isa. Setelah tujuh tahun kisan cinta Isa dan Bella terajut dan terhalang antara dua kota dan dua negara, dan diwarnai dengan putus nyambung, akhirnya cinta mereka dapat dipertemukan di pelaminan dalam ikatan janji suci pernikahan.

4. Tokoh dan Penokohan
a. Isa
seorang lelaki pendiam, penuh perhatian, perfect, dan sangat mencintai Bella
b. Bella
Gadis desa yang sangat bangga menjadi PNS, mandiri, suka menulis, pandai mengurus birokrasi, dan sangat mencintai Isa
c. Naya
Teman sekelas dengan Isa yang menjadi comblang cinta Isa dan Bella
d. Eyang Baedi
Kakeknya Isa sekaligus guru ngaji Bella
e. Bapak dan Bu Bondan
Ayahnya Bella yang seorang pedagang padi
f. Orang tua Isa
g. Sulis
Sepupu Isa sekaligus sahabat Bella yang menjadi jalan tersambungnya kembali cinta Isa dan Bella ketika putus

5. Latar
a. Suasana
Cerita dalam novel ini penuh dengan romansa percintaan khas anak muda. Ada rindu, marah, konflik karena salah faham, putus, kemudian sambung lagi. Bumbu lain yang dihadirkan dalam novel Isa Bella adalah kegigihan Bella mengejar cita-citanya sebagai PNS dan perjuangan Isa bekerja di negeri orang demi mempersiapkan pernikahannya dengan Bella.
b. Tempat
Setting tempat yang diambil dalam cerita ini adalah sebuah pedesaan di Cilacap
c. Waktu
Waktu yang digambarkan dalam cerita ini sekitar 2006-2013. Tujuh tahun lika liku cinta Isa dan Bella sebelum akhirnya dipersatukan dalam pernikahan suci.

6. Gaya Bahasa
Cerita dalam novel ini menggunakan gaya bahasa yang sederhana dan tidak menggunakan banyak diksi yang berat. Beberapa kalimat menggunakan bahasa daerah. Adapun gaya penuturan cerita pada episode pertengahan sampai akhir cerita lebih menyerupai penulisan diary, sehingga seolah pembaca sedang membaca diary, dan itu mengurangi keindahan cerita. Jika di awal cerita pembaca dibuat tidak mau berhenti membaca karena dikemas dengan alur yang sangat cantik, tetapi sayangnya di bagian tengah hingga akhir lebih banyak seperti mengutip diary tanpa permainan diksi yang menarik, dan hal ini ternyata dapat mengurangi mood pembaca. Lebih sayang lagi ketika endingnya tidak digambarkan bagaimana suasana pernikahan Isa dan Bella, padahal di awal cerita pembaca begitu diajak masuk pada romansa percintaan mereka dan dibuat penasaran bagaimana pernikahan mereka berdua nanti, tentu saja ending ini menjadi anti klimaks. Akan tetapi secara keseluruhan novel Isa Bella ini membawa pesan yang apik tentang sebuah keyakinan dan kesetiaan.

7. Ejaan Bahasa Indonesia
Secara umum penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia sudah cukup baik, akan tetapi masih banyak ditemukan kesalahan ketik dan beberapa kata yang kurang tepat.

B. UNSUR EKSTRINSIK
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam cerita ini adalah:
- Kesetiaan
- Keyakinan
- Keteguhan
- Kemandirian, dan
- Menghormati orang tua

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SYARAT Hadi terlihat panik, sebentar berdiri lalu duduk, ia juga berjalan mondar- mandir di ruang kerjanya. Di atas meja, sebuah buku besar terbuka, di dalamnya penuh catatan, kwitansi pembayaran, dan slip bukti transfer dari Bank. Satu demi satu halaman dari buku itu diperiksa Hadi dengan teliti, ia berhenti sejenak, diraihnya remot AC dan ia menurunkan suhu ruangan hingga 18° C, udara dingin segera menyebar ke ruangan. Akan tetapi keringat sebesar biji jagung tetap menetes dari kening Hadi. Krah leher yang sudah terbuka sejak tadi dirasa kurang longgar, lalu ia melepas kemeja dan melemparkannya ke sudut ruangan. "Sial! Bodoh! Kenapa aku sampai lengah?!" Brak!! Hadi memukul meja dengan genggaman tangannya. Lalu ia mengacak-ngacak rambutnya dengan jari-jari tangan yang menegang. Seminggu yang lalu, Hadi sudah mentransfer uang sebanyak 1M untuk bahan- bahan  di pabrik kertas  tempatnya bekerja. Tetapi ternyata uang tersebut tidak terkirim pada pemilik pabrik mela...

Liburan Anak

SERUNYA RIVER TUBBING Sudah bukan rahasia lagi, bahwa kota Malang yang terkenal sebagai kota apel juga memiliki banyak destinasi wisata yang asyik untuk dikunjungi. Mulai dari wahana permainan, tempat kuliner, wisata alam, dan lain-lain. Bagi penyuka wisata yang dapat menguji adrenalin tetapi aman dan nyaman untuk anak-anak, tempat wisata Taman Dolan yang terletak di Ngujung Batu ini layak dicoba. Tempat wisata yang menyatu dengan alam, menyuguhkan permainan edukasi, ketangkasan, keberanian, dan kerjasama, dikemas  sangat menarik dalam river tubbing, flying fox, renang, dan berbagai macam outbond. Salah satu permainan yang wajib dicoba adalah River Tubbing, yaitu sebuah wahana permainan yang memanfaatkan aliran sungai dan terdapat jeram-jeram kecil sebagai tantangan. Biasanya permainan ini sering dilakukan oleh anak-anak di desa   dengan cara "ngenter kali" atau menghanyutkan diri di sungai sambil menaiki gedebog pisang.  Dengan mengubah nama dan pe...
SANTRI SEBAGAI BENTENG NKRI Pada edisi kali ini, sengaja saya menyuguhkan tulisan yang terkait dengan santri dan adab, dalam rangka menyambut hari santri nasional yang ke-4 -------- Sudah tidak diragukan lagi, kiprah perjuangan santri dan ulama dalam  mempertahankan Republik Indonesia dari penjajahan. Untuk mencegah kembalinya penjajahan Belanda yang membonceng pada NICA di Surabaya, KH. Hasyim Asy'ari mengobarkan semangat para santri untuk melawan, saat itu bertepatan dengan resolusi jihad  tanggal 22 Oktober 1945. Di era millenial saat ini degradasi moral merebak dimana-mana, tidak saja di kota tetapi juga ke pelosok-pelosok desa. Kecanggihan  teknologi dan informasi, semakin mempercepat persebaran merosotnya akhlak di semua kalangan, sebab kecanggihan teknologi tersebut disertai dengan kemudahan mengakses apa pun secara cepat. Pesantren, adalah sebuah lembaga yang dapat dijadikan benteng terakhir untuk mencegah semakin parahnya degradasi moral, karena pesantre...